sumeleh

semua yang ada di alam semesta berdzikir kepada Allah Swt

Archive for the ‘Refleksi’ Category

Imam Samudra Meninggal Dengan Senyum

Posted by heri purnomo on November 10, 2008

Dibalik propaganda media :
Media massa dalam pemberitaannya cenderung berat sebelah. Banyak sekali kejanggalan di sana-sini, maka saya coba gali sang Teroris dari sisi lain. Suatu saat akan ada kesimpulan yang jelas, kalau toh tidak di dunia, di akherat semuanya akan dijelaskan.

Suasana demikian haru, saat jasad Imam Samudera diletakkan dalam tanah. Teriakan takbir kembali menggelegar di sekeliling lubang kubur. Bahkan, pelayat yang rata-rata menggunakan gamis dan pakaian khas Afhanistan mengeluarkan ucapan yang berjanji akan meneruskan perjuangan Imam Samudera. “Demi Allah, kematian Imam Samudera akan melahirkan ribuan mujahid yang akan meneruskan cita-cita perjuangannya,” teriak salah satu pelayat.

Usai dimakamkan, secara bergantian pelayat melaksanakan sholat Ghaib di depan makam Imam Samudera. Menurut Munir, wartawan yang meliput pemakaman, sholat itu dilaksanakan sebanyak tujuh kali.

Khoirul Anwar, kakak Imam Samudera yang turut memasukan jenazah ke liang lahat begitu terpukau saat melihat sang adik terakhir kali.

“Wajahnya seperti anak kecil yang baru saja dapat permen. Seperti bayi yang baru saja dimandikan bidan,” katanya. Lebih lanjut Khairul mengatakan, “Wajahnya begitu bahagia dan bersih. Bibirnya tampak senyum.”

Yang lebih aneh lagi adalah pengakuan adik Imam Samudra, Lulu Jamaluddin. “Jenazah kakak wangi sekali waktu dikeluarkan dari peti. Seperti minyak wangi yang sering dipakainya,” ujar Lulu Jamaluddin dikutip inilah.com, di rumah duka, Lopang Gede, Serang

Tentang darah segar yang mengalir dari salah satu bagian tubuhnya, Khairul menjawab, “Memang darah Syuhada tak pernah kering,” ujarnya. Sampai sore ini, palayat tak henti berdatangan dan mengalir sejak pagi hari.

Pesan Imam Samudra:
”Saudaraku, jagalah salat malammu kepada Allah Azza Wajalla. Selalulah isi malam-malammu sujud kepada-Nya dan pasrahkan diri antum semua sepenuhnya kepada kekuasaannya. Ingatlah saudaraku, tiada kemenangan melainkan dari Allah semata.”

[adam/cha/www.hidayatullah.com]

Posted in Catatanku, Refleksi | 10 Comments »

kausimpan di mana kebenaran itu ?

Posted by heri purnomo on November 10, 2008

Kebenaran itu telah kau tutupi
Hingga orang-orang seperti aku, tertipu..
dan banyak sekali orang-orang seperti aku.. tertipu…

kebenaran telah kau tutup rapat-rapat
sampai kapan ?
kelak Allah akan menelanjangimu
meskipun kini semua manusia kautipu

sungguh suatu keanehan
bom yang dirakit dari pasar tradisional
mampu mengimbangi kekuatan TNT, RDX yang mempunyai daya ledak hight exsplosif
yang mematikan itu,

tapi kuyakin
kali ini kau sedang dibiarkanNya
karena sesungguhnya
Dialah sebaik-baik pembuat tipu daya

Posted in Catatanku, Refleksi | Leave a Comment »

Aku Dimakamkan Hari Ini

Posted by heri purnomo on February 20, 2008

Ini sebuah Puisi nasehat hidup dari seorang teman, 
terima kasih temanku yang telah berbagi makna kehidupan. 
Semoga engkaupun mendapat berkah dari nasehat yang telah engkau sampaikan. 
Amin.

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,
Perlahan, semua pergi meninggalkanku,
Masih terdengar jelas langkah langkah terakhir mereka
Aku sendirian, 
di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
 Read the rest of this entry »

Posted in Refleksi | 7 Comments »

Menjadi Bersahaja

Posted by heri purnomo on August 28, 2007

 Oleh : Zaim Uchrowi  

Suasana peringatan 17 Agustus masih terasa di mana-mana. Merah putih masih menghiasi sudut-sudut permukiman. Pesan-pesan kemerdekaan masih jelas terngiang. Pesan-pesan yang sangat berharga tentu buat membangun karakter kita sebagai bangsa. Banyak pesan agar menumbuhkan kenasionalan. Mencintai milik kita sendiri. Tidak pula gampang silau pada hal asing. Read the rest of this entry »

Posted in Refleksi | Leave a Comment »