sumeleh

semua yang ada di alam semesta berdzikir kepada Allah Swt

Dampak Terbesar

Posted by heri purnomo on November 22, 2010

sumber : http://www.gayahidupdigital.com/2006/02/05/dampak-terbesar/

Bagaimana cara memanfaatkan waktu kita semaksimal mungkin ? Misalnya kita punya waktu dua jam dan ada tiga pilihan kegiatan. Kegiatan mana yang harus kita lakukan ? Ya, bagi saya sekarang mudah untuk menjawab pertanyaan ini. Saya akan memilih kegiatan yang memberikan dampak terbesar. Dampak terbesar di sini berarti kegiatan yang akan memberikan hasil sebanyak mungkin untuk waktu yang diberikan.

Saat ini saya belajar untuk menggunakan prinsip ini dalam segala hal. Dalam hal membaca buku misalnya. Di antara begitu banyak pilihan buku, buku mana yang akan saya baca ? Mudah saja ; saya akan memilih buku yang memberikan dampak terbesar ! Meskipun buku-buku lain tampak menarik, tapi saya belajar untuk memilih buku berdasarkan dampaknya. Dengan begitu saya bisa yakin waktu saya untuk membaca buku benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal !

Begitu juga halnya dengan membaca artikel. Ada begitu banyak pilihan artikel dengan judul-judul yang menarik. Tapi sekali lagi, saya belajar untuk memilih hanya artikel yang memberikan dampak terbesar.

Kalau dipikir-pikir, prinsip ini sangat cocok dengan prinsip Pareto. Prinsip Pareto mengatakan bahwa 20% kegiatan memberikan 80% hasil, sementara 80% kegiatan sisanya hanya memberikan 20% hasil. Nah, dengan memilih kegiatan berdasarkan dampaknya berarti kita memilih untuk melakukan hanya 20% kegiatan yang memberikan 80% hasil ! Sangat maksimal bukan ?

Tentu saja dari sini masih bisa muncul pertanyaan lain: bagaimana cara kita mengukur dampak dari suatu kegiatan ? Nah, di sinilah letak permasalahannya. Dampak yang saya maksud di sini bukan hanya diukur terhadap studi atau pekerjaan kita, tapi terhadap kehidupan kita secara menyeluruh. Berapa banyak orang yang pekerjaannya berhasil tapi keluarganya justru berantakan ? Mungkin kegiatan yang dipilihnya memberikan banyak hasil untuk pekerjaannya, tapi keluarganya malah jadi terlantar. Bukan ini dampak yang saya maksud. Sekali lagi, dampak yang saya maksud di sini harus diukur terhadap kehidupan kita secara menyeluruh. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memiliki tujuan dan nilai-nilai hidup yang jelas.**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: