sumeleh

semua yang ada di alam semesta berdzikir kepada Allah Swt

Archive for September, 2006

Hai Nak

Posted by heri purnomo on September 20, 2006


Hai Nak,
Ini cerita cinta dari Ayah dan Bunda buatmu. Tidak untuk dijadikan pegangan hidup, karena sudah ada Al-Qur’an. Untuk itu tidak pula sebagai tuntunan laku, karena Rasul telah tinggalkan Sunnah bagi kita. Cukuplah engkau ingat-ingat dalam setiap jatah waktu yang engkau miliki.

Hai, nak
Kau mungkin tidak ingat kalimat dalam setiap kali kami menimangmu tidur berisi permohonan : (1) Berisi pujian (2) Berisi tanda syukur (3) Berisi kesaksian (4) Berisi pengakuan (5)

Hai, nak
Kami mengajarkanmu makan dan minum, tidak untuk mengenyangkan perutmu, tidak pula untuk penuhi dahagamu. Tapi sekedar membantu agar engkau mampu menuntaskan kewajibanmu setelah itu. Dan ingat pada mereka-mereka yang masih mengais rezeki hari ini.
Read the rest of this entry »

Posted in Resonansi | Leave a Comment »

Siapakah Tuhan Kita ?

Posted by heri purnomo on September 11, 2006

Tuhan kita adalah jawaban-jawaban hati kita
Saat hati ini bertanya :

Siapa yang paling kita ikuti ?
Siapa yang paling kita cintai ?
Siapa yang paling kita takuti ?
Siapa yang paling kita taati ?
Siapa yang paling kita puji ?
Siapa yang selalu teringat di hati ?
Kepada Siapa kita mengabdi ?
Kepada Siapa kita tertunduk berendah hati ?
Kepada Siapa kita pasrahkan hidup ini ?
Kepada Siapa keluh kesah dan pengobat hati ?
Kepada Siapa segalanya bermuara ?
Untuk Siapa hidup dan mati ini ?

Read the rest of this entry »

Posted in Klip | Leave a Comment »

Juklak Sederhana

Posted by heri purnomo on September 11, 2006

From : Adhika Dirgantara’s Weblog

Dalam kesempatan langka berdiskusi dengan Abdullah Gymnastiar di masjid kantor awal pekan lalu, ada tiga hal sederhana namun menarik yang saya coba catat. Diskusi ini agak langka karena kehadiran Aa Gym memang ‘tidak terlalu direncanakan’, semacam sekedar mampir sebelum memberikan pencerahan dalam kajian rutin di masjid Al Azhar Kebayoran pada malam harinya. Diskusi di masjid kantor sendiri dilangsungkan setelah sholat ashar berjama’ah.

Dalam diskusi singkat tersebut Aa Gym sedikit menguraikan mengenai penunaian tugas manusia seutuhnya dalam konsep yang sederhana, saya menangkapnya sebagai semacam juklak (petunjuk pelaksanaan) bagi tiap-tiap manusia dalam menunaikan setiap tantangan kehidupan yang menghampiri. Tiga hal tersebut adalah meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar (usaha) dan menggenapkan tawakal (penyerahan diri).
Read the rest of this entry »

Posted in Resonansi | Leave a Comment »

Yang Paling Menakjubkan Imannya

Posted by heri purnomo on September 1, 2006

Suatu malam, menjelang waktu subuh, Rasulullah SAW bermaksud untuk wudhu. “Apakah ada air untuk wudhu?” beliau bertanya kepada para sahabatnya. Ternyata tak ada seorang pun yang memiliki air. Yang ada hanyalah kantong kulit yang dibawahnya masih tersisa tetesan-tetesan air. Kantong itu pun dibawa ke hadapan Rasulullah. Beliau lalu memasukkan jari jemarinya yang mulia ke dalam kantong itu. Ketika Rasulullah mengeluarkan tangannya, terpancarlah dengan deras air dari sela-sela jarinya.
Read the rest of this entry »

Posted in Resonansi | Leave a Comment »