Seiring perkembangan teknologi Informasi yang didominasi oleh Raja Perangkat Lunak Microsoft , di mana ketergantungan akan produk – produk nya demikian tinggi, lahirlah banyak sekali software opensource. Di antaranya , Linux yang dimotori oleh seorang mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds pada tahun 1991. Pada waktu itu Linux hanya berjalan pada sistem i386, dan pada dasarnya adalah tiruan dari kernel UNIX, yang dimaksudkan untuk memanfaatkan arsitektur baru i386 waktu itu.
Setelah selesai mengikuti training Ubuntu walaupun cuman 1 hari ( dari nol ), cukup menarik untuk menggali lebih dalam tentang Ubuntu.
Hal yang menarik dari penamaan Ubuntu.
Ubuntu adalah sistem idelologi etis Afrika Selatan yang berpusat pada kesetiaan dan hubungan masyarakat antara satu dengan lainnya. Kata Ubuntu berasal dari bahasa Zulu dan Xhosa. Ubuntu ( diucapkan “oo BOON-too”) dapat dilihat sebagai konsep tradisional Afrika, serta dipandang sebagai salah satu asas pendirian republik Afrika Selatan baru dan terhubung dengan ide kebangkitan masyarakat Afrika.
Terjemahan dasar dari prinsip Ubuntu adalah “kemanusiaan terhadap orang lain”. Terjemahan lainnya yaitu “kepercayaan dalam ikatan universal untuk saling berbagi yang menghubungkan seluruh umat manusia.”
“Orang dengan ubuntu adalah yang terbuka dan bersedia untuk orang lain, mendukung yang lain, tidak merasa terancam karena orang lain lebih trampil dan cakap, karena dia memiliki keyakinan bahwa dia termasuk dari bagian besar dan akan sedih bila orang lain dihina atau akan sedih ketika orang lain tersiksa dan tertekan”.
– Uskup besar Desmond Tutu
Sebagai platform berbasis pada Linux, Sistem operasi Kubuntu membawa semangat ubuntu ke dunia perangkat lunak.
…to be continued..