Posted by sumeleh on August 11, 2006
dalam sepi ada cinta
dalam riuh ada rindu
menyatu di pintu-Mu
bagai kembara kuarungi laut biru
berlelah-lelah dan tertatih
sebelum pada akhirnya
menjadi daun luruh
di pangkuan-Mu, ya Rabb
ya Rabb, pemilik keabadian
cinta dan rindu untuk-Mu
adalah mimpi yang hakiki
penuh harap dan cemas
bila kutak sampai
mazher’ags-2006
Posted in Sastra | No Comments »
Posted by sumeleh on August 7, 2006
Oleh : KH. Jalaluddin Rakhmat
Suatu hari, Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa as, “Hai Musa, bila nanti kau akan bertemu dengan-Ku lagi, bawalah seseorang yang menurutmu kamu lebih baik daripada dia.” Nabi Musa as lalu pergi ke mana-mana; ke jalanan, pasar, dan tempat-tempat ibadat. Ia selalu menemukan dalam diri setiap orang itu suatu kelebihan dari dirinya. Mungkin dalam beberapa hal yang lain, orang itu lebih jelek dari Nabi Musa, tetapi Nabi Musa selalu menemukan ada hal pada diri orang itu yang lebih baik dari dirinya. Nabi Musa tidak mendapatkan seorang pun yang terhadapnya Nabi Musa dapat berkata, “Aku lebih baik dari dia.”
Read the rest of this entry »
Posted in Resonansi | No Comments »
Posted by sumeleh on August 2, 2006
demi masa
sesungguhnya semua manusia berada dalam keadaan rugi
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Posted in Resonansi | No Comments »